Dampak Yang Ditimbulkan Akibat Judi Online


0

SitusJudiOnline-Pada umumnya manusia ingin memperoleh sesuatu yang sangat besar nilainya akan tetapi pada waktu menjalankan kegiatannya atau proses mencapai sesuatu yang sangat besar itu ingin dilakukan tanpa kerja keras, dampak judi online kini telah merembet semenjak kehadiran teknologi, tanpa berfikir yang rumit dan tanpa mengeluarkan biaya yang sangat besar Anda bisa menikmati Judi Online.

Adapun cara yang ditempuh dan digunakan untuk mendapatkan kemudahan tanpa kerja keras tersebut umumnya mengarah pada tindak pidana seperti contohnya melakukan atau mengadakan permainan judi. Walaupun judi online tampaknya merupakan suatu perbuatan yang bersifat permainan atau perlombaan, namun tidak bisa kita pungkiri bahwa dampak yang akan ditimbulkan dari permainan judi akan sangat besar sekali baik itu dampak untuk pelaku judi online itu sendiri maupun terhadap masyarakat disekelilingnya karena judi online dapat mengundang terjadinya berbagai tindak kriminal dimana salah satu contohnya tindak kriminal kekerasan di dalam rumah tangga.

Banyak penjudi berat tidak mau mengakui bahwa mereka mempunyai masalah didalam rumah tangga, dan para anggota keluarga sering menutup-nutupinya untuk menghindari aib sosial disekitarnya. Namun setiap hari, jutaan rumah tangga di seluruh dunia menghadapi kepedihan dan keputusasaan karena ketagihan permainan yang merusak setiap orang ini.

Dampak Negatif Yang Ditimbulkan Judi Online

Tidak bisa dihitung berapa banyak jumlah penjudi berat diseluruh dunia. Jumlahnya kian memprihatinkan dan kian membengkak di mana-mana karena kesempatan berjudi terus berjamur dan berlipat ganda di tiap-tiap negara. Penjudian berat ini telah digambarkan sebagai ketagihan yang berkembang paling pesat.

Beberapa di antara pencandu-pencandu baru yang memulainya dengan menjadi penjudi kecil-kecilan yang hanya sekadar ingin mencoba keberuntungan mereka saja. Kemudian, berlanjut dan lama kelamaan mereka hanyut ke dalam bencana ketagihan judi. Dimana ketagihan ini membuat mereka susah bersosialisasi dengan lingkungan disekitarnya.

Apa penyebab yang mengubah penjudi kecil-kecilan menjadi penjudi berat? Penyebabnya bermacam-macam, namun ada satu tingkatan dimana, para penjudi merasa sampai pada suatu tahap dalam kehidupan mereka manakala mereka merasa tidak dapat hidup tanpa judi. Keseharian mereka semua dihabiskan di lingkungan judi online, teman dan obrolan mereka semua seputaran membahas masalah judi online dan trik trik bagaimana bisa memenangkan taruhan judi online.

Di dalam permainan judi beberapa penjudi memperoleh sesuatu yang menggairahkan yang tidak ada dalam kehidupan sehari – hari mereka. Satu pernyataan dari seorang penjudi yang menjelaskan, Bagi saya, tidak soal saya akan menang atau kalah. Sewaktu saya memasang taruhan, apalagi jika taruhan saya lebih besar daripada taruhan orang-orang di sekitar saya, saya merasa sayalah orang yang paling penting di dunia. Orang-orang menghormati saya. Saya merasa begitu senang!

Begitulah Salah Satu Ungkapan dari Seorang Penjudi

Orang-orang berjudi sudah pasti mempunyai satu keinginan untuk memenangkan uang, sejumlah besar uang jika mungkin. Namun, bagi para penjudi berat, uang yang ia menangkan mengandung pesona istimewa. Di matanya, sebagaimana dijelaskan oleh Robert Custer, uang penting. Uang adalah persahabatan, Uang adalah obat. Dan mengapa uang begitu berarti baginya?

Di kalangan penjudi, orang-orang disekitar mereka mengagumi pemenang judi yang besar atau pemasang taruhan yang besar. Jadi uang yang ia menangkan menandakan bahwa si penjudi tersebut adalah orang penting, bahwa ia cerdik. Uang juga membuatnya lupa akan problemnya, membantunya tetap santai dan memberinya perasaan disanjung. Menurut peneliti Jay Livingston, para penjudi berat meletakkan semua telur emosinya dalam keranjang uang. Itu adalah kesalahan yang tragis.

Sewaktu angan-angannya ingin dikagumi dan ingin di nilai cerdik oleh orang disekitarnya buyar dan ia lagi-lagi kalah terus menerus maka, saat sekarang uang bahkan menjadi lebih penting dari segalanya. Sekarang ia benar-benar ingin mendapatkan kembali uang yang telah ia hilangkan. Ia terus berfikir bagaimana supaya dapat meraup banyak uang kembali untuk membayar para krediturnya, dan untuk meraih kembali keberuntungannya untuk menang kembali? Segera setelah itu, hidupnya beralih ke pencarian terus-menerus akan uang tunai tanpa henti.

Para remaja berusia belasan tahun adalah mangsa empuk bagi pesona mesin-mesin judi dengan koin atau permainan untung-untungan lainnya yang memberi mereka kesempatan memenangkan uang dengan mudah dalam sekejap. Bisa kita lihat sebuah survai di sebuah kota di Inggris menyingkapkan bahwa 4 dari antara 5 anak berusia 14 tahun sudah mengetahui cara bermain mesin judi dengan koin secara tetap dan tentunya kebanyakan dari mereka telah memulainya sejak usia 9 tahun. Beberapa anak sekolahan akan membolos sekolah hanya untuk berjudi. Suatu survai terhadap siswa-siswa sekolah lanjutan di A.S. menyingkapkan bahwa enam persennya telah memperlihatkan gejala-gejala kemungkinan terkena penyakit judi.

Keadaan malang yang menyedihkan seperti ini merupakan kenyataan sehari-hari bagi jutaan penjudi diseluruh dunia. Mereka berasal dari berbagai golongan baik itu pria maupun wanita, dari semua kelompok usia, dan dari semua profesi. Dan siapa pun tanpa terkecuali mudah terserang, sebagaimana dapat dilihat dari gelombang ketagihan judi akhir-akhir ini mulai menjalar di kalangan remaja dan ibu-ibu rumah tangga.

Judi dibangun di atas angan-angan dan impian penjudinya. Bagi beberapa penjudi, angan-angan untuk menjadi kaya mungkin hanya bersifat sementara, namun bagi penjudi berat, angan-angan untuk menjadi kaya sudah menjadi obsesinya, suatu obsesi yang dikejarnya mati-matian, ke dalam jurang kebangkrutan, penjara dan bahkan kematian.

Si penjudi terus berjudi, tidak soal berapa banyak ia kalah. Kalaupun ia menang, ia menggunakan uang itu untuk terus berjudi lagi dan terus berjudi. Meskipun ia mungkin menyatakan bahwa ia dapat berhenti kapan saja ia mau, penjudi berat yang punya uang di sakunya tidak akan membiarkan hari-hari berlalu tanpa memasang taruhan. Ia merasakan desakan dari penyakit judinya. Apa yang di pikirkan dan segala tindak tanduknya hanya seputaran tentang judi.

Dan jika ia kalah taruhan maka terus-menerus berutang. Jikalau ia tidak sanggup membayar para krediturnya, ia akan meminjam lebih banyak uang secara serabutan untuk menutup utang-utang yang paling mendesak dan terus berjudi lagi. Maka dari itu cepat atau lambat, ia menjadi pribadi yang tidak jujur. Bahkan jika ia seorang karyawan maka boleh jadi bahkan menjudikan uang majikannya. Dimana pada akhirnya ia akan dikeluarkan dari pekerjaan dan menjadi pengganguran.

Semuanya, dikeluarganya mulai dari istri dan anak-anaknya, terpaksa tunduk terhadap kebiasaan berjudinya. Kebiasaan berjudinya ini tak terelakkan lagi dan akan mengarah kepada keretakan perkawinan dan dapat berakhir dengan perpisahan atau perceraian.

Semuanya, dikeluarganya mulai dari istri dan anak-anaknya, terpaksa tunduk terhadap kebiasaan berjudinya. Kebiasaan berjudinya ini tak terelakkan lagi dan akan mengarah kepada keretakan perkawinan dan dapat berakhir dengan perpisahan atau perceraian.


Like it? Share with your friends!

0

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *